Skip to main content

Menteri nadiem : mahasiswa magang akan di beri tunjangan 500 ribu perbulan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim terus membuat gebrakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dalam dunia pendidikan. Kemendikbud di bawah pimpinan Nadiem saat ini terus meluncurkan program-program baru guna memajukan pendidikan di Indonesia, salah satunya adalah program Kampus Merdeka.

Sebagai realisasi dari program Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi akan memberikan tunjangan bagi para mahasiswa magang. Mahasiswa yang melakukan aktivitas magang akan dibekali dengan uang sebesar Rp1,2 juta oleh Kemendikbud.

Dirjen Pendidikan Tinggi Nizam menjelaskan rincian Rp1,2 juta yang akan diberikan ke mahasiswa magang. Sebesar Rp500 ribu akan diberikan per bulan untuk kebutuhan transportasi bagi para mahasiswa magang. Sementara itu, Rp700 ribu akan didapat mahasiswa lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah setiap bulannya.

"Besarannya tergantung kebutuhan. Sekitar Rp500 ribu bantuan untuk transport," jelas Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (21/2). "Untuk biaya hidup kan sudah ada bantuan Rp700 ribu per bulan dari KIP Kuliah."

Lebih lanjut Nizam menjelaskan jika dana tersebut telah dianggarkan melalui program Kampus Merdeka. Mahasiswa yang berhak mendapatkan uang tambahan tersebut adalah peserta Beasiswa Bidikmisi dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Nantinya, dana akan dialirkan ke perguruan tinggi untuk diberikan ke mahasiswa yang sekiranya membutuhkan.

Baca juga : 6 universitas dengan jurusan dokter gigi terbaik

Selain itu, uang tidak hanya diberikan bagi mahasiswa yang menjalani program magang saja. Dana tersebut juga akan disalurkan pada mahasiswa yang memilih program lainnya seperti berbakti di desa (KKN).

Sebelumnya, Nadiem Makarim menjelaskan jika program Kampus Merdeka akan membebaskan mahasiwa untuk menukar satuan kredit semester (sks) atau setara dua semester dengan kegiatan di luar kampus. Kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan magang, projek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian, kegiatan wirausaha, proyek independen maupun proyek kemanusiaan.

Munculnya ide untuk memberikan tunjangan bagi mahasiswa magang diceritakan Nadiem berasal dari sejumlah saran dari mahasiswa. Mereka mengaku ingin berpartisipasi dalam program-program tersebut namun terkendala dengan biaya. Oleh sebab itu, Nadiem lantas menjanjikan akan memberikan uang saku bagi yang membutuhkan.

Silahkan share jika menurut kalian artikel ini berguna juga bagi orang lain.
Thanks for visit this web :)

Adss Policy: Mohon maaf atas iklan yang tayang di blog ini jika tidak berkenaan, karena itu di luar dari tanggung jawab publiser.
Buka Komentar
Tutup Komentar